-
My Reason To Life Is...
try and error documentation by me
Terimakasih telah mengunjungi blog ini, silahkan tinggalkan comment anda....
eri seta

Server Samba, Slackware dan VIRUS.....

rencananya sih pengen bikin server data pake samba di linux. atas rekomendasi temen akirnya pilihannya jatuh ke slackware 12. dulu di ubuntu dan fedora sukses di rumah.
pertama kali make slackware, bingung.... habis instal selesai trus reboot.
aku tunggu-tunggu, ko x-windowsnya ga keluar-keluar. malah masuk ke teks base.
klo biasanya di fedora pa di ubuntu langsung masuk GUI nya. tinggal klik sana klik sini.
bingung mau tanya malu akhirnya tanya ke masternya, om GOOGLE.
Wah ternyata default inittab-nya slakware nongkrong di 3.


# These are the default runlevels in Slackware:
# 0 = halt
# 1 = single user mode
# 2 = unused (but configured the same as runlevel 3)
# 3 = multiuser mode (default Slackware runlevel)
# 4 = X11 with KDM/GDM/XDM (session managers)
# 5 = unused (but configured the same as runlevel 3)
# 6 = reboot


# Default runlevel. (Do not set to 0 or 6)
id:3:initdefault:karena masih awam teks base aku rubah aja biar masuk GUI menjadi 4. sebenernya pake startx juga bisa sih. tapi biar hapal aja. hahaha...

pertam jelas setting networknya dulu
# nano -w /etc/rc.d/rc.inet1.conf

habis itu restart servicenya
# /etc/rc.d/rc.inet1 restart

bikin mount point buat hardisk yang dah aku partisi jadi 2, dan menurut dmesg / df kebaca sebagai hdb1 dan hdb2.
# mkdir /hardisk/user
# chmod 777 /hardisk/user
# mkdir /hardisk/xex
# chmod 770 /hardisk/xex
# mount /dev/hdb1 /hardisk/user
# mount /dev/hdb2 /hardisk/xex

tambahin juga di /etc/fstab nya
/dev/hdb1 /hardisk/user auto auto,rw 0 0
/dev/hdb2 /hardisk/xex auto auto,rw 0 0

tambahin juga pada /etc/group
audio::17:root, xex
video::18:root, xex
plugdev:x:83:root, xex
power:x:84:root, xex

sekarang tinggal seting sambanya.
# cp /etc/samba/smb.conf-sample /etc/samba/smb.conf
# nano -w /etc/samba/smb.conf

[global]

workgroup = xex
security = share
guest account = nobody
trus folder yang dishare
[data]
comment = data
path = /hardisk/user
guest ok = yes
guest only = yes
read only = no
browseable = yes

[xex]
comment = xex
path = /hardisk/xex
writeable = yes
browseable = yes
valid user = xex
disitu aku bikin data user bisa bebas diakses, read, and write.
sedangkan xex hanya bisa dibuka oleh user xex serta pasword diperlukan.
# /etc/rc.d/rc.samba restart

server dah siap digunakan. browse dari windows explorer, ketikan pada addressbar ip kompi server "\\nnn.nnn.nnn.nnn".
akhirnya selesai juga...
tapi apa yang terjadi... setelah beberapa hari aku menemukan virus nongkrong di Samba Serverku di data user....@#$@>>...&*^!!!!!
aku nanya lagi ke om GOOGLE.
akhirnya aku dapat artikel buat ngeblok file tertentu masuk ke server ku, yaitu dengan veto
jadi di smb.conf aku edit menjadi
[data user]
comment = data user
path = /hardisk/user
guest ok = yes
guest only = yes
read only = no
browseable = yes
veto files = /*.pif/*.com/*.db/*.exe/*.scr/

langsung aku tes aku copy file *.exe aku masukkan ke data. dan... teng..tenteng..tengteeeeeenngg.... sukses.
tapi konsekuensinya user ga bisa naruh file2 diatas di data.
sementara biar gini aja, sambil belajar lagi. siapa tau besok bisa lebih baik lagi.. PISS

Baca Selengkapnya ...