buka alatam berikut dengan browser untuk mencari ID YM
http://members.yahoo.com/interests?.oc=a
Sunday, March 16, 2008 at 11:20 AM Posted by eriseta
buka alatam berikut dengan browser untuk mencari ID YM
http://members.yahoo.com/interests?.oc=a
kategori Internet 0 comments
Monday, March 10, 2008 at 11:10 AM Posted by eriseta
| Requirement | Cisco Command |
| Set a console password to cisco | Router(config)#line con 0 |
| Set a telnet password | Router(config)#line vty 0 4 |
| Stop console timing out | Router(config)#line con 0 |
| Set the enable password to cisco | Router(config)#enable password cisco |
| Set the enable secret password to peter. This password overrides the enable password and is encypted within the config file | Router(config)#enable secret peter |
| Enable an interface | Router(config-if)#no shutdown |
| To disable an interface | Router(config-if)#shutdown |
| Set the clock rate for a router with a DCE cable to 64K | Router(config-if)clock rate 64000 |
| Set a logical bandwidth assignment of 64K to the serial interface | Router(config-if)bandwidth 64 |
| To add an IP address to a interface | Router(config-if)#ip addr 10.1.1.1 255.255.255.0 |
| To enable RIP on all 172.16.x.y interfaces | Router(config)#router rip |
| Disable RIP | Router(config)#no router rip |
| To enable IRGP with a AS of 200, to all interfaces | Router(config)#router igrp 200 |
| Disable IGRP | Router(config)#no router igrp 200 |
| Static route the remote network is 172.16.1.0, with a mask of 255.255.255.0, the next hop is 172.16.2.1, at a cost of 5 hops | Router(config)#ip route 172.16.1.0 255.255.255.0 172.16.2.1 5 |
| Disable CDP for the whole router | Router(config)#no cdp run |
| Enable CDP for he whole router | Router(config)#cdp run |
| Disable CDP on an interface | Router(config-if)#no cdp enable |
Cisco Router Show Commands
| Requirement | Cisco Command |
| View version information | show version |
| View current configuration (DRAM) | show running-config |
| View startup configuration (NVRAM) | show startup-config |
| Show IOS file and flash space | show flash |
| Shows all logs that the router has in its memory | show log |
| View the interface status of interface e0 | show interface e0 |
| Overview all interfaces on the router | show ip interfaces brief |
| View type of serial cable on s0 | show controllers 0 (note the space between the ’s’ and the ‘0′) |
| Display a summary of connected cdp devices | show cdp neighbor |
| Display detailed information on all devices | show cdp entry * |
| Display current routing protocols | show ip protocols |
| Display IP routing table | show ip route |
| Display access lists, this includes the number of displayed matches | show access-lists |
| Check the router can see the ISDN switch | show isdn status |
| Check a Frame Relay PVC connections | show frame-relay pvc |
| show lmi traffic stats | show frame-relay lmi |
| Display the frame inverse ARP table | show frame-relay map |
| Requirement | Cisco Command |
| Enable | Enter privileged mode |
| Return to user mode from privileged | disable |
| Exit Router | Logout or exit or quit |
| Recall last command | up arrow or |
| Recall next command | down arrow or |
| Suspend or abort | |
| Refresh screen output | |
| Compleat Command | TAB |
| Requirement | Cisco Command |
| Save the current configuration from DRAM to NVRAM | copy running-config startup-config |
| Merge NVRAM configuration to DRAM | copy startup-config running-config |
| Copy DRAM configuration to a TFTP server | copy runing-config tftp |
| Merge TFTP configuration with current router configuration held in DRAM | copy tftp runing-config |
| Backup the IOS onto a TFTP server | copy flash tftp |
| Upgrade the router IOS from a TFTP server | copy tftp flash |
| Requirement | Cisco Command |
| Enable debug for RIP | debug ip rip |
| Enable summary IGRP debug information | debug ip igrp events |
| Enable detailed IGRP debug information | debug ip igrp transactions |
| Debug IPX RIP | debug ipx routing activity |
| Debug IPX SAP | debug IPX SAP |
| Enable debug for CHAP or PAP | debug ppp authentication |
| Switch all debugging off | no debug all |
kategori Artikel, Network 0 comments
Saturday, March 8, 2008 at 10:12 AM Posted by eriseta
kategori Corat-coret, My Fun Stuff 0 comments
at 8:16 AM Posted by eriseta
Hatiku beku
Batu...
Aku tak ingin jadi benalu
Atau belantara tak bernyawa
Aku tak ingin hidup disudut ruang gelap
Yang cahayapun datang
Kemudian hilang...
Lelah tawa, canda
Membuka mata...
Karena kaca-kaca menipu dengan sisi yang berbeda
Masih tak ada jawaban
Hanya kunang-kunang hening malam
Sunyi...
Mulutku tersumbat, oleh nafas
Sesak, tak terucap
Ingin kubanting hati ini
Biar pecah berantakan
Kepingan...
Cerita mereka tak semuanya indah
Pun aku...
Sunyi menguraikan hujan dimata
Menjadi cristal berceceran
Dipucuk dedaunan
Duniapun lelah menatapku
Enggan membuka mata
kategori Corat-coret 0 comments
at 9:04 AM Posted by eriseta
Kemaren ada temen yang nanyain, "Apa sih beda Gateway sama Router?".
Wah bingung mau ngejawabnya, Aku jawab aja Router itu buat merouting ip. Sedangkan Gateway buat pintu, untuk keluar masuk antar jaringan. Gateway ya PC pertama yang nyambung ke jaringan lain (padahal Router juga). Weleh susah njelasinnya. Okelah gini aja. Dari internet tu masuk PC Gateway dulu baru di teruskan ke PC lain di jaringan lokal. "Jadi apa dong bedanya sama Router? Soalnya kemaren temenku bikin sebuah skema, dan disitu Router dan Gateway terpisah." Malah jadi bingung sendiri, wong wis bodo malah ditekoki koyo ngene. Mending baca ini aja lah :
1. Gateway
2. Router
3. onno.vlsm.org
Sinau meneh.... meneh-meneh aku sianu.....
kategori My Life 0 comments
at 8:43 AM Posted by eriseta


Waaahhhh... mungkin dah agak telat. Tapi ga papa.
Sekarang IM3 telpon ke sesama Indosat kita cukup mengeluarkan pulsa Rp. 1300 per 30 menit. Dari skema diatas untuk menelpon dengan tarif 0,01/detik kita harus menelpon 90 detik dulu dengan tarif Rp.15/detik. Jadi 15 x 90 = Rp. 1.300,-. Selanjutnya tarif akan menjadi 0,01/detik. Tapi disini tidak disebutkan batas maksimal pembicaraan. Setelah dipraktekan pada menit ke 29 akan muncul pesan dari Indosat kalau pembicaraan akan terputus. Dan kadang pada menit keberapa juga akan putus sendiri tanpa sebab.
Namun kebanyakan sukses. Aku sudah beberapa kali praktek dan dalam waktu 30 menit pulsa yang aku pakai tidak sampai Rp. 1.350,-. Sehari nelpon 2x bisa ikut Ce eS an.... huehuehue.... Biarin Operator pada bersaing yang penting kita sebagai End User yang untung.... Hidup Persaingan....
kategori Corat-coret, My Life 0 comments
at 7:52 AM Posted by eriseta
Pernah ga kita berfikir benarkah kalo kita itu hidup sudah digariskan? Banyak terjadi kontroversi tentang takdir. Sebagai umat Islam saya percaya bahwa takdir itu ada. Tapi ada orang yang menyangkal, jika kita sudah memiliki takdir berarti kita kaya boneka dong. Yang dimainkan takdir Sang Pencipta. Jadi apa gunanya kita hidup?
Masih ingat ga, waktu masih SD, SMP atau SMA. Saat ulangan kita dihadapkan dengan soal pilihan ganda. Misalkan pertanyaan pertama kita pilih A, terus nomer selanjutnya kita pilih C, dan seterusnya. Kita menjawab pertanyaan tersebut berdasar pilihan kita, pegetahuan kita, dan ego kita. Kadang kita bimbang antara dua jawaban, ini A bener tapi B juga kayaknya bener (biasanya kita temukan pada soal PPKN, Agama, Bahasa atau ilmu "tak pasti" lainnya). Nah pada akhirnya, nilai yang akan menentukan.
Contoh lain, pernah ga baca Ghostboom yang seri petualanan. Disitu kita bisa menentukan jalan cerita sesuai pilihan kita. Pada saat kita berhadapan dengan monster kita diberi 2 pilihan oleh penulis. Pilihan pertama kita hadapai moster itu. Pilihan kedua kita lari. Nah setiap pilihan kita akan di arahkan ke halaman berbeda. Pilihan pertama kita disuruh loncat ke halaman X, sedang pilihan ke dua ke halaman Y. Nah dari pilihan ini kita akan mendapatkan cerita dan ending yang berbeda.
Itu contoh mudahnya aja. Hidup itu sudah ditakdirkan. Tapi kita berhak memilih takdir kita. Dengan menjawab, merencanakan, mengambil keputusan. Seperti kita membuka mata kita pagi hari. Kita sudah dihadapkan dengan pilihan kita, mau Sholat Shubuh atau tidur lagi. Mau bikin makanan atau mandi dulu. Saat kita berangkat kita mau lewat jalan yang mana. Dijalan kita ketemu sama seseorang, kita mau menyapa atau enggak. Ntar ada yang jatuh dompetnya, kita kembalikan atau tidak. Siapa tahu kalau kita kembalikan ntar ternyata dia orang penting dan dia bisa menaikkan karir kita. Itu akan menentukan takdir kita. Dan semua pilihan kita itu Sang Pencipta sudah menuliskan, dan tahu akhir dari setiap option tersebut. "Sesungguhnya Allah SWT tidak akan merubah nasib suatu qaum sehingga mereka merubah nasibnya sendiri", dari kalimat tersebut dapat disimpulkan jika manusia bisa menentukan nasibnya.
Tentang Jodoh
Ini dia satu lagi pendapat saya. Kita itu manusia, punya kebebasan berpendapat. Orang yang aku alami tidak seperti yang orang lain alami, apa yang aku rasakan juga tidak orang lain rasakan, begitu juga dengan apa yang aku fikirkan. Setiap orang punya pandangan sendiri pada suatu hal.
Semua orang itu berjodoh, jadi aku tidak mengenal kata "belum jodohnya" atau kalau memang "bukan jodoh". Kita dipertemukan itu adalah jodoh. Sekarang tinggal cara kita menyikapinya. Apakah kita akan terus atau mundur. Kembali ke "takdir" tadi. Kita dihadapkan pada pilihan, bisa saja pacar pertama kita akan menjadi istri/suami kita. Kalau kita mau kenapa tidak?. Kita lagi jalan ketemu sama seseorang, kita kenalan. Itu jodoh. Sekarang kita mau melanjutkan atau mundur?. Kalau kita lanjut mungkin dia akan menjadi pasangan kita, dan kita akan mendapatkan cerita yang baru. Kalau kita mundur, maka kita juga sudah disiapkan cerita yang lain oleh Sang Pencipta.
Tentang cinta ditolak. Itu juga tidak berarti kita tidak jodoh. Tetapi dia juga manusia, dia juga dihadapkan pada pilihannya sendiri. Bisa saja dia menerima kita. Tapi mungkin ada beberapa aspek, sehingga di tidak melakukannya. Kita sama-sama manusia ko, sama-sama berhak memilih.
Jadi kita harus berhati-hati dalam memilih, dan mengambil keputusan. Berfikirlah secara bijak. Semua yang diawali dengan kebaikan akan berakhir dengan baik juga. Mungkin tidak didunia, tapi Allah pasti akan merevisi nilai-nilai kita yang seharusnya bagus, dengan ganjaran SurgaNya.
Nah Takdir menurut aku, tidak sekedar sebuah jalan yang kita tempuh. Tapi banyak jalan yang bercabang-cabang yang kita dipersilahkan memilih jalan kita. Sampai akhirnya kita mendapatkan putusan akhir. Sebuah kematian. Dan Allah sudah menuliskan dan mengetahui akhir dari setiap pilihan kita. Sesungguhnya aku hanyalah manusia biasa, sangatlah tidak pantas bagiku menebak pikiran Allah. Ya Allah, sesungguhnya ini hanyalah pendapat hamba untuk menyikapi hidup ini ya Allah. Untuk menjadi manusia yang lebih baik.
kategori Corat-coret, islam 0 comments