-
My Reason To Life Is...
try and error documentation by me
Terimakasih telah mengunjungi blog ini, silahkan tinggalkan comment anda....
eri seta

Harga Sebuah Keperawanan?

BOGOR - Demi mendapatkan uang berlimpah dengan pasangan kumpul kebo, Buyung (25) dan Fani (20) melakukan apa saja, termasuk menjual keponakan para remaja. Korbannya, salah satunya adalah keponakan mereka sendiri.

Bisnis seks ini dibongkar Polresta Bogor, pekan lalu. Mereka semula berniat menjual keperawanan seorang gadis berusia 14 tahun, sebut saja namanya Andini.

"Transaksi itu batal dilakukan karena sang gadis menolak mentah-mentah," kata Kepala
Urusan Bina Operasi Polresta Bogor Iptu Pahyuni. Batalnya transaksi itulah yang kemudian menjadi jalan polisi untuk membongkar kasus itu.

Menurut Iptu Yuni, Andini ini punya teman Dian, juga bukan nama sebenarnya. Dialah yang menawari untuk menjual keperawanan dengan harga tinggi. Saat itu sudah ada lelaki asal Jakarta yang kesengsem dengan tawaran itu. Maklumlah, Andini cantik dan berkulit putih.

Tapi Andini menampik tawaran sesat itu. Menurut Yuni mengutip perkataan Andini," Buat apa dapat uang Rp 40 juta. Uang itu pasti akan cepat habis, tapi saya tidak perawan lagi." .

Dian sebelumnya juga adalah korban pasangan germo Buyung dan Fani. Ia dijual seharga Rp 3 juta. Namun, hasil itu masih dipotong oleh Buyung & Fani dan seorang makelar asal Jakarta. Alhasil, Dian hanya mengantongi uang hasil menjual keperawanan Rp 1,5 juta.
(Selengkapnya baca site)

Sesuai perkataan Andini, "buat apa duit 40 juta, jika dirinya tidak perawan lagi?"
Pertama kali aku baca aku jadi sadar, sebenernya apa sih arti sebuah keperawanan bagi seorang wanita?
Secara disekitarku , sepertinya keperawanan itu seakan sudah ga ada artinya. Baru kenal sehari aja para wanita sudah bisa diajak menginap. Anak-anak SMP dan SMA pun dah pada ngerti gituan. Temenku aja dah pernah mergokin anak SMA lagi ML di dalam box warnet. Sekarang sama pacar, baru dirayu sedikit udah klepek-klepek. Apa ga mikir pa? SUAMI kalian kelak akan kalian kasih SISA? Apa kalian (cewek) ga mikir betapa sakitnya SUAMImu kelak?
Kadang aku merasa jijik. Kadang aku merasa lebih baik para PSK menjual diri buat memenuhi kebutuhan, dari pada memasrahkan diri untuk mengumbar nafsu, gratisan lagi. Seakan norma-norma yang aku pelajari dari kecil, dari bangku sekolah SD sekarang sudah ga ada artinya.
Aku sebagai lelaki, sebagai calon SUAMI. Selalu menghargai wanita, aku usahakan menyentuh aja tidak. Tapi jujur aku sudah mencium cewekku, tapi sebatas ciuman, ga lebih. Itupun bisa dihitung dengan jari ga lebih dari 5x. Aku cuma ingin menjaga cewekku. Aku ga ingin memberikan dosa untukknya. Aku cuma ingin menjaganya, seperti dia menjagaku.
Kadang aku ingin seperi orang lain, cewekku pun juga tahu itu. Kami sering mendiskusikannya. Ingin berbuat yang di luar batas, seperti orang lain. Tapi kami saling menguatkan. Kami yakin, "jika tiba saatnya itu akan menjadi sangat indah".
Jujur, aku adalah lelaki yang menyakralkan keperawanan. Pertama kali jadian pun aku tanya sama cewekku soal keperawanannya. Alhamdulillah dia jawab masih, dan Insya'allah itu benar.
Jadi aku mohon, bagi semua wanita yang membaca ini. Jagalah "HAK SUAMIMU". Insya'allah akan ku do'akan surga untukmu.

Buat vera.....
Kita akan bertahan, selalu begitu. Kuatkan aku seperti biasa. Sudah 24 tahun aku mempertahankannya. Ga akan aku sia-siakan perjuangan kita. Semoga kau adalah yang pertama dan terakhir bagiku. Amin ya Allah....

Aku adalah penyanjungmu
Aku adalah pemujamu
Aku adalah calon ayah dari anak-anakmu
Akulah yang kelak memelukkmu
Akulah yang kelak menciummu saat kau terlelap
Akulah yang kelak
Membuat detikmu menjadi detik yang berarti
Yang tak akan kau lupa sampai mati
Jagalah Hak ku, dan akan ku jaga Hak mu....

0 comments: